Apel Hijau Untuk Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Seseorang yang mengalami diabetes harus selalu mengecek kadar gula dalam darahnya untuk mengendalikan diabetes yang diderita. Salah satu cara untuk mengendalikan diabetes adalah dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi, agar tidak mengkonsumsi makanan sembarangan yang mengandung kadar gula tinggi termasuk buah-buahan.
Buah-buahan mengandung banyak nutrisi dan dikenal menyehatkan dan pada dasarnya menyimpan manfaat bagi tubuh. Namun jika memiliki kadar gula tinggi maka akan menaikkan kadar gula darah pada penderita diabetes yang bisa menyebabkan terjadinya komplikasi penyakit yang berbahaya. Diabetesi sangat mudah mengalami penurunan gula darah ekstrim saat tidak makan. Namun ketika sudah makan, para pengidap diabetes dapat mengalami kenaikan gula darah terlewat tajam. Kondisi labil ini dapat menyebabkan kerusakan pada organ, terutama yang berkaitan dengan kardiovaskular seperti pembuluh darah dan jantung.
Glycemic Index (GI) dan Glycemic Load (GL) adalah indikator yang berguna untuk mengukur seberapa besar makanan memengaruhi kadar gula darah seseorang. Penelitian menunjukkan, bahwa skor apel relatif rendah pada skala GI dan GL. Artinya kenaikan kadar gula darah terjadi dalam batas minimal. GI menunjukkan cepat atau lambatnya suatu makanan dalam mempengaruhi gula dalam darah. Semakin cepat makanan meningkatkan kadar gula darah, semakin tinggi pula indeks glikemiknya. GI ini biasa digunakan untuk menjadi patokan diet penderita diabetes. Mereka harus memperhatikan asupan nutrisi yang mereka terima karena labilnya perubahan kadar gula darah. Indeks glikemik rendah berefek pada peningkatan kadar gula darah yang landai. Sedangkan indeks glikemik tinggi dapat berdampak pada peningkatan kadar gula darah secara drastis. Selama buah berada pada angka kurang dari 55, pengonsumsian bisa dilakukan. Buah masih bisa disantap secara rutin meski takaran harian tetap harus diperhatikan dengan baik. Selain indeks glikemik, ada lagi skala yang digunakan untuk menentukan boleh tidaknya buah dikonsumsi yaitu Glycemic Load (GL). Berbeda dengan GI, GL juga memperhitungkan berat buah yang dikonsumsi. Jadi dengan menggunakan skala ini kita bisa memiliki batasan jumlah buah yang boleh dimakan. Misal maksimal 300-500 gram saja sehari.

Menurut ADA, indeks glikemik suatu makanan ditentukan dengan angka di bawah ini.
•Kurang dari 55: rendah
•56-69: sedang
•Di atas 70: tinggi

Sedangkan GL dihitung dengan mengalikan indeks glikemik (GI) dengan jumlah gram dari makanan atau buah. Hasilnya dibagi dengan 100. Dari angka ini kita mendapatkan aturan di bawah ini.
•Rendah: 0-10
•Sedang: 11-19
•Tinggi: di atas 20

Apel adalah salah satu buah yang paling mudah didapatkan di pasaran. Apel juga memiliki banyak manfaat untuk mengendalikan kadar gula darah. Meski apel mengandung gula, akan tapi sebagian besar gula yang ditemukan pada apel adalah fruktosa yang berbeda dengan gula pada umumnya. Fruktosa tidak menimbulkan kenaikan gula darah secara signifikan.
Apel memiliki nilai GI dan GL yang rendah. Apel memiliki nilai GI sebesar 39 dan nilai GL sebesar 5. Semakin randah nilainya maka makanan tersebut memiliki kemampuan yang kecil juga dalam menaikan kadar gula darah pada tubuh seseorang. Dengan nilai GI dan GL yang rendah pada apel, hal ini menunjukkan bahwa apel baik untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Dengan mengkonsumsi apel tidak akan meningkatkan kadar gula darah yang signifikan.

Selain itu apel juga memiliki kandungan yang bermanfaat dalam menjaga kadar gula dalam darah, seperti senyawa polifenol, serat, vitamin C, quercetin, chlorogenic dan phlorizin. Senyawa polifenol mampu mengurangi resistensi insulin, juga dapat memperlambat pencernaan karbohidrat dan menurunkan kadar gula darah dengan merangsang pankreas untuk melepaskan insulin dan membantu sel untuk menyerap gula.
Serat yang terkandung dalam apel membuat seseorang akan merasa kenyang lebih lama. Kandungan vitamin C juga merupakan antioksidan yang baik. Antioksidan yang ditemukan di apel kemungkinan memainkan peran penting. Beberapa antioksidan itu diantaranya adalah quercetin, chlorogenic acid dan phlorizin. Quercetin mampu membantu untuk memperlambat pengolahan karbohidrat. Selain itu juga berfungsi untuk mencegah naiknya gula darah. Chlorogenic acid, mampu membantu tubuh memanfaatkan gula secara lebih efisien. Sedangkan phlorizin membantu memperlambat penyerapan gula dan menurunkan tingkat gula darah.

Meskipun memiliki banyak manfaat, penderita diabetes tidak disarankan mengkonsumsi apel terlalu banyak karena mengkonsumsi apel yang berlebihan akan beresiko meningkatkan kadar gula dalam dara seseorang.

Kunjungi media sosial kami :
ig @vitanosteen.official : https://bit.ly/2WnTODM
forum diskusi sahabat vitanosteen : https://bit.ly/2FsDD0Q
fanpage VitanosteenOfficial : https://bit.ly/2JCLf6s
youtube Official Vitanosteen : https://bit.ly/2U1rf2g

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *