Mengukur Tekanan Darah Setelah Minum Kopi

Untung melihat kondisi kesehatan tubuh kita, banyak hal yang perlu dilakukan. Salah satunya adalah dengan memeriksakan tekanan darah. Apakah normal atau tidak. Dengan mengecek tekanan darah secara rutin kita dapat mengetahui kondisi tekanan darah kita. Sehingga jika ada masalah dalam tubuh, akan segera diketahui dengan melihat nilahi hasil pengukuran tekanan darah. Banyak masalah kesehatan yang berdampak pada tekanan darah yang tidak normal, atau juga masalah kesehatan yang diakibatkan karena adanya kenaikan atau penurunan tekanan darah. Dengan mengetahui hasil tekanan darah, kita dapat mengetahui kondisi tubuh kita. Dengan nilai yang tidak normal, kita bisa langsung mengkonsultasikannya ke dokter dan dapat segera ditangani sebelum masalah tersebut menjadi semakin besar dan memperburuk kondisi kesehatan kita sampai akhirnya kita terlambat untuk menanganinya.
Untuk mendapatkan hasil yang tidak bias, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan atau dihindari sebelum dan saat melakukan pengukuran tekanan darah. Pengukuran tekanan darah sebaiknya dilakukan dengan persiapan. Alat yang akan digunakan juga harus dicek apakah masih berfungsi dengan baik. Sebelum melakukan pengukuran seseorang harus beristirahat terlebih dahuli sekitar 5 menit dan menghindari makanan atau minuman tertentu. Kegiatan fisik akan mempengaruhi pengukuran tekanan darah yang akan cenderung akan lebih besar. Hal ini dapat dikarenakan jantung akan memompa darah lebih cepat dan kuat karena aktifitas tersebut. Semakin berat aktifitas yang dilakukan semakin besar juga nilai tekanandarah yang akan didapat. 
Sedangkan untuk makanan dan minuman tertentu, efeknya dapat mempengaruhi nilai tekanan darah menjadi lebih besar ataupun lebih kecil. Sering mengkonsumsi makanan seledri atau timun dapat menurunkan tekanan darah. Hal ini disebabkan karena kandungan didalamnya yang dapat menurunkan tekanan darah kita. Dengan mengonsumsi makanan-makanan yang memiliki kandungan yang dapat menurunkan tekanan darah akan membuat nilai tekanan darah saat pengukuran menjadi lebih rendah dibandingkan nilai normal. Jadi jika hasil pengukuran yang didapat adalah rendah, belum tentu karena orang tersebut terkena tekanan darah rendah atau penyakit tertentu, karena bisa jadi orang tersebut mengkonsumsi makanan-makanan yang memang berefek pada penurunan tekanan darah.
Mengkonsumsi kopi atau minuman dengan kadar kafein yang tinggi juga akan berakibat pada nilai tekanan darah yang didapat. Hal ini dikarenakan adanya kandungan kafein yang tinggi didalam minuman tersebut. Kafein ini akan merangsang syaraf simpatik pada tubuh sehingga akan memberikan efek stimulan, yang selain membuat tubuh terjaga dan menghilangkan kantuk, kafein juga akan membuat jantung berdebar-debar. Jantung akan memompa darah lebih besar dan cepat karena rangsangan tersebut yang hasilnya adalah kenaikan tekanan darah. Pengukuran yang dilakukan akan membuat nilai tekanan darah lebih tinggi.
Berbeda dengan rokok, menghisap rokok sebelum pengukuran tekanan darah akan menyebabkan penurunan tekanan darah. Hal ini dikarenakan kandungan dalam rokok yang bersifat relaksan, yang mana akan merangsang syaraf parasimpatik untuk bekerja. Tubuh akan merasa rileks, dan jantung akan bekerja lebih santai dibandingkan keadaan normal.
Perbedaan posisi dan tempat pengecekan tekanan darah juga dapat mengakibatkan bias pada hasil yang didapat. Maka dari itu perlu kita perhatikan sebelum melakukan pengecekan dan saat melakukan pengecekan tekanan darah sehingga hasil yang didapat merupakan kondisi tubuh kita yang sesungguhnya dan tidak mengakibatkan penanganan yang salah.

Kunjungi media sosial kami :
ig @vitanosteen.official : https://bit.ly/2WnTODM
forum diskusi sahabat vitanosteen : https://bit.ly/2FsDD0Q
fanpage VitanosteenOfficial : https://bit.ly/2JCLf6s
youtube Official Vitanosteen : https://bit.ly/2U1rf2g

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *