Tekanan Darah Tinggi Sebabkan Impotensi

Impotensi merupakan disfungsi er*ksi, yaitu masalah s*ksual yang menyebabkan seorang pria tidak bisa melakukan fungsi s*ksualnya. Pria tersebut akan susah untuk mendapatkan kondisi er*ksi yang sempurna. Meskipun ada juga yang bisa mengalami er*ksi, Impotensi juga menyebabkan seorang pria tidak bisa mempertahankan kondisi er*ksi sehingga penetrasi susah didapatkan.

Kondisi impotensi bisa terjadi karena berbagai hal. Beberapa diantaranya adalah impotensi yang disebabkan karena kerusakan pada sistem reproduksi bagian dalam. gangguan karena stres berlebih hingga depresi, juga karena penurunan testosteron dan kegemukan. Gangguan tekanan darah tinggi pun bisa menjadi salah satu penyebab disfungsi er*ksi. Tekanan darah yang sangat tinggi dapat menyebabkan gangguan s*ksual secara instan. Kondisi ini dapat terjadi terus menerus atau hingga kondisi fisik sudah membaik. Gangguan ini akan semakin parah jika orang tersebut memiliki keluhan pada mr P akibat operasi ataupun akibat terjangkit penyakit tertentu yang dapat mematikan kemampuan s*ksualnya.

Proses terjadinya er*ksi juga bergantung pada kondisi tekanan darah seseorang. Saat tekanan darah normal, otak akan mengirimkan sinyal pada otot polos di mr P menjadi lebih rileks dan terbuka lebih lebar. Hal ini memungkinkan aliran darah masuk dan mengisi ruang kosong (corpora cavernosa) pada mr P.

Semakin banyak darah yang mengalir dengan tekanan normal, maka mr P akan semakin mengembang dan menegang. Inilah kondisi yang disebut dengan er*ksi. Setelah aktivitas s*ksual berakhir, otot polos akan berkontraksi lagi dan menekan pembuluh darah. Akibatnya, darah akan kembali mengalir keluar dan mr P akan melunak kembali.

Gangguan disfungsi er*ksi karena hipertensi atau tekanan darah tinggi disebabkan oleh pembuluh darah yang menyempit dan beberapa bagian lagi mengeras (aterosklerosis). Hal ini menyebabkan asupan darah menuju mr P menurun sehingga er*ksi tidak maksimal. Sehingga aliran darah tidak cukup untuk menyebabkan kondisi er*ksi.

Selain itu, obat yang dikonsumsi pria untuk mengatasi hipertensi juga berpengaruh pada gangguan disfungsi er*ksi ini. Kandungan obat hipertensi membuat pria susah sekali mendapatkan er*ksi dan mempertahankannya sehingga penetrasi yang dilakukan tidak berjalan lancar dan sempurna.

Mengkonsumsi obat hipertensi yang bisa menyebabkan gangguan ini terdiri dari: water pill dan beta blocker. Pil air dan sejenis bersifat diuretik. Pria yang mengonsumsi obat ini akan sering kencing meski minum air yang tidak begitu banyak. Kondisi ini sangat tidak nyaman dan bisa membuat pria susah mengalami er*ksi sambil menahan kencing di saat yang sama. Selain itu obat diuretik akan mempengaruhi sistem syaraf yang bertanggung jawap pada er*ksi. Konsumsi obat ini akan menyebabkan aliran darah menuju mr P berkurang dan membuat sulit mencapai er*ksi. Disisi lain obat diuretik akan mempengaruhi kadar seng dalam tubuh yang mempengaruhi hormon testosteron. Penurunan kadar seng ini akan mengakibatkan penurunan gairah s*ksual juga. Kedua adalah obat hipertensi jenis beta blocker. Obat jenis ini akan memicu terjadinya disfungsi er*ksi dengan mencegah aliran darah yang masuk kedalam mr P. Selain itu juga dapat memicu gecala depresi yang akan menghambat gairah s*ksual.

Obat-obatan seperti Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitorsCalcium channel blockers, dan Angiotensin II receptor blockers juga memiliki pengaruh terhadap penurunan fungsi er*ksi, meskipun efeknya cukup rendah.  Obat yang bisa digunakan pria terkait masalah disfungsi er*ksi disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Kunjungi media sosial kami :
ig @vitanosteen.official : https://bit.ly/2WnTODM
forum diskusi sahabat vitanosteen : https://bit.ly/2FsDD0Q
fanpage VitanosteenOfficial : https://bit.ly/2JCLf6s
youtube Official Vitanosteen : https://bit.ly/2U1rf2g

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *