Kerokan berbahaya Bagi Penderita Hipertensi

Masyarakat Indonesia hingga harini masih sering mengguanakan teknik-teknik tradisional dalam mengobati berbagai macam masalah kesehatan. Penyakit umum yang sering diderita oleh sebagian besar orang seperti masuk angin dan badan pegal juga biasa hanya ditangani dengan salah satu teknik pengobatan tradisional masyarakat Indonesia yang disebut dengan kerokan. Dengan melakukan kerokan ini masalah seperti masuk angin dan tidak enak badan dapat diatasi dengan efektif. Namun apakah efeknya ketika penderita hipertensi melakukan kerokan?

Ketika seseorang melakukan kerokan, pori-pori pada setiap permukaan tubuh akan dipaksa untuk dibuka. Hal ini dilakukan dengan memberikan tekanan dan gesekan yang cukup kuat hingga menimbulkan bekas merah pada tubuh yang “dikerok”. Dengan pori-pori yang terbuka lebar, demam dapat keluar, dan akan menimbulkan rasa lebih nyaman.

Melakukan kerokan dapat dikatakan cukup berbahaya bagi penderita hipertensi, terutama jika dilakukan pada bagian leher bagian depan. Melakukan kerokan pada bagian ini dapat menyebabkan pembuluh darah dalam leher pecah. Hal ini dapat membuat mereka tidak sadarkan diri, kerusakan pada bagian otak dan syaraf tertentu, hingga meninggal dunia.

Pada bagian leher manusia, terdapat banyak sekali pembuluh darah, yang besar maupun yang kecil. Jika pada leher diberikan tekanan yang cukup kuat pada saat kerokan, akan ditakutkan dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah pada leher, terutama bagi penderita hipertensi. Penderita hipertensi sangat rentan terhadap pecahnya pembuluh darah, akibat dari tensi yang terlalu tinggi. Tensi yang terlalu tinggi dapat menekan pembuluh darah hingga pecah. Ditambah lagi dengan tekanan yang diberikan dari luar saat kerokan, pembuluh darah akan sangat mudah pecah.

Meskipun pembuluh darah yang pecah belum tentu yang besar, namun pecahnya pembuluh darah yang kecil juga dapat mengakibatkan hal yang fatal bagi seseorang. Apalagi bagian leher, terdapat pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otak. Jika ini terganggu akan mengakibatkan gangguan dan masalah pada otak, tergantung bagian mana yang terkena imbasnya. Bisa berdampak pada gangguan memori, atau gangguan berbicara, dan lain-lain. Akan menjadi fatal jika yang pecah adalah pembuluh darah yang besar, karena bisa membuat orang kolaps dan langsung meninggal.

Kunjungi media sosial kami :
ig @vitanosteen.co.id : https://bit.ly/2PwrL2t
forum diskusi : https://bit.ly/2FsDD0Q
fanpage VitanosteenOfficial : https://bit.ly/2GHpmiP
youtube Official Vitanosteen : https://bit.ly/2L4E9bH

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *