Jarang Ganti Sprei, Waspadai Scabies

Sprei merupaka bagaian dari rumah yang paaling dekat dengan kita, kita harus merawatnya dan menggantinya dengan yang baru. Sering kali kita lupa dan malas melakukannya, padahal hal ini sangat lah penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kita.

Sprei yang jarang diganti akan mengakibatkan banyak hal  untuk tubuh kita seperti keringat yang dihasilkan dapat menempel di sprei. Sprei yang lembab karena keringat merupakan sarang kuman dan bakteri. Jika tidak dibersihkan akan menyebabkan kita beresiko terserang banyak penyakit. Bakteri yang menempel pada sprei juga dapan menyebabkan iritasi dan ruam pada kulit, gejala lain seperti mata merah, gatal-gatal, hingga alergi dapat terjadi jika lingkungan kita kotor dan banyak kuman. Banyaknya kuman dan bakteri dalam sprei juga akan menyebabkan peradangan pada kulit kita hingga kulit wajah kita dan beresiko untuk menimbulkan jerawat dan breakout.

Rasa gatal dan panas pada kulit yang kita alami juga dapat disebabkan oleh kutu busuk yang hidup dalam sprei. Kutu ini dapat tumbuh dan menyebar dengan cepat ketika berada dalam sprei kasur yang kotor. Selain itu juga dapat menyebabkan bintil-bintil pada kulit biasanya pada sela jari, pergelangan tangan, siku lengan, lipatan ketiak, bokong, dan lain-lain. Hal ini disebabkan karena kulit kita memiliki sensitifitas terhadap kuman yang menempel pada sprei. Permasalahan ini disebut dengan scabies yang menyerupai kelainan kulit dengan keluhan gatal sehingga menyulitkan diagnosis dokter ketika diperiksa dan berakibat pada pengobatan yang semakin sulit.

Kunjungi media sosial kami :
website :https://bit.ly/2XLMiTU
ig : https://bit.ly/2PwrL2t
forum diskusi : https://bit.ly/2FsDD0Q
fanpage : https://bit.ly/2GHpmiP
youtube : https://bit.ly/2L4E9bH

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *