Gagal Jantung Kongestif

Gagal jantung kongestif atau congestive heart failure (CHF) adalah penyakit yang terjadi akibat kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan tubuh. Hal ini dikarenakan terjadi kelainan pada otot-otot jantung sehingga jantung tidak bisa bekerja secara normal.

Banyak orang menggambarkan gagal jantung  sebagai kondisi jantung seseorang yang berhenti bekerja atau berhenti berdetak. Namun sebenarnya gagal jantung merupakan ketidakmampuan jantung dalam memompa darah atau ketidakmampuan jantung memenuhi kuota darah normal yang dibutuhkan tubuh.

Ada beberapa gejala yang dapat menunjukkan bahwa seseorang menderita gagal jantung kongestif. Hanya saja pada tahap awal, gejalanya mungkin tidak akan berdampak kepada kondisi kesehatan secara umum, namun seiring memburuknya kondisi yang diderita, maka gejalanya akan semakin terlihat.

Terdapat kurang lebih tiga tahapan gejala yang dapat dilihat pada seorang penderita gagal jantung kongestif. Yang pertama adalah tahap awal. Pada tahap ini, gejala yang dialami adalah:

  • Pembengkakan kaki dan pergelangan kaki.
  • Mudah lelah, terutama setelah melakukan aktivitas fisik.
  • Kenaikan berat badan yang signifikan.
  • Makin sering ingin buang air kecil, terutama saat malam hari.

Jika kondisi terus memburuk, maka akan muncul beberapa gejala seperti:

  • Denyut jantung tidak teratur.
  • Batuk-batuk karena pembengkakan paru.
  • Napas berbunyi mengi.
  • Sesak napas karena paru-paru dipenuhi cairan. Sesak juga akan muncul ketika melakukan aktivitas fisik ringan atau ketika sedang berbaring.
  • Sulit beraktivitas karena setiap kali melakukan aktivitas fisik ringan, tubuh akan merasa lelah.

Ketika gagal jantung kongestif sudah parah, maka penderita dapat mengalami gejala berupa:

  • Menjalarnya rasa nyeri di dada melalui tubuh bagian atas, kondisi ini bisa juga menandakan adanya serangan jantung.
  • Kulit menjadi kebiru-biruan, karena paru-paru mengalami kekurangan oksigen.
  • Tarikan napas yang pendek dan cepat.
  • Pingsan.

Pada kondisi gagal jantung kongestif berat, gejala juga dapat dirasakan bahkan ketika tubuh sedang beristirahat. Pada tahap ini, penderita gagal jantung kongestif akan mengalami kesulitan dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *