Mendeteksi Penyakit Lewat Kuku

Penampilan pada kuku jari kita dapat menggambarkan kondisi kesehatan kita. Terkadang penampilan kuku dapat menandakan adanya infeksi bakteri atau cidera, namun tanda lainnya dapat juga merujuk pada penyakit tertentu yang lebih berbahaya.

Begitu juga dengan laju pertumbuhan kuku kita dapat menunjukkan kondisi kesehatan tubuh kita. Pertumbuhan yang sehat sekitar 3,5 mm per bulannya dan ini dipengaruhi oleh asupan nutrisi, obat-obatan, trauma, penyakit dan proses penuaan tubuh.

Berikut adalah beberapa penampilan kuku yang berhubungan dengan kesehatan kita.

  1. Kuku kuning, disebabkan karena faktor penuaan, merokok dan penggunaan kuteks secara rutin. Ketika kuku kita kuning, tebal dan rapuh, kita perlu waspada adanya infeksi jamur dan indikasi penyakit tiroid, diabetes, psoriasis, dan masalah pernapasan.
  2. Kuku kering, pecah-pecah atau rapuh, merupakan akibat dari berenang, penggunaan aseton, atau lingkungan yang kering, serta kurangnya asupan vitamin A, B dan C. Jika hal ini terjadi dalam jangka waktu lama, segera hubungi dokter karena bisa jadi masalah hipotiroidisme.
  3. Kuku clubbing, akibat peningkatan aliran darah ke ujung jari. Kuku ini berhubungan dengan penyakit paru-paru, hati, jantung, ginjal, AIDS atau kanker.
  4. Kuku berlubang atau berlekuk, merupakan tanda dari psoriasis, eksim, sindrom Reiter, dan artritis reaktif.
  5. Kuku menghitam, akibat darah dikulit dibawahnya karena trauma atau luka. Namun jika warna berasal dari permukaan kulit itu perlu konsultasikan kepada dokter karena bisa jadi itu tanda kanker kulit.

Kunjungi media sosial kami :
website : https://bit.ly/2XLMiTU
ig : https://bit.ly/2PwrL2t
forum diskusi : https://bit.ly/2FsDD0Q
fanpage : https://bit.ly/2GHpmiP
youtube : https://bit.ly/2L4E9bH

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *