Bahaya Terkena Paku Berkarat Yang Mematikan

Saat melakukan renovasi rumah, atau datang ke tempat yang sedang dibangun, kita perlu berhati-hati karena jika tidak kita dapat menginjak paku yang ada disana. Terkena paku adalah hal yang menyakitkan, tidak hanya mengakibatkan luka pada bagian tubuh kita, namun juga beresiko menyebabkan infeksi dan bahaya yang lebih besar. Ditambah lagi paku yang berkarat atau kotor. Jika hal ini terjadi akan beresiko menyebabkan tetanus.

Tetanus merupakan infeksi yang disebabkan racun berbahaya dari bakteri clostridium tetani  yang dapat menyerang saraf. Bakteri ini hidup dan bisa tumbuh dilingkungan kita seperti tanah, debu, kotoran, dan benda-benda yang berkarat atau kotor.

Tusukan luka akibat benda berkarat dan terinfeksi spora bakteri clostridium tetani dapat menyebabkan spora berkembang biak didalam luka. Untuk itu sebaiknya lakukan suntik vaksin tetanus jika mengalami luka akibat benda berkarat.

Bukan hanya itu, tusukan paku yang terjadi dapat memberikan masalah yang serius pada beberapa kasus selain menyebabka tetanus. Paku dapat melukai pembuluh arteri yang akan membuat darah keluar terus menerus jika paku dicabut dari tubuh. Selain itu juga beresiko melukai jaringan saraf yang berakibat menimbulkan mati rasa hingga kelumpuhan. Untuk menanganinya harus segera dibawa ke rumah sakit. Luka juga bisa terjadi pada otot tendon yang akan membuat kita kesulitan menggerakan kaki atau area sekitar luka. Dan yang terakhir adalah resiko terkena infeksi yang ditandai dengan demam, warna kulit memerah pada sekitar luka, muncul nanah, dan bengkak. Untuk menanganinya, luka perlu dibersihkan dan dibasahi dengan alkohol atau rivanol, kemudian dibalut dengan kain kasa yang telah diberi rivanol dan ikat jangan terlalu kuat agar ada sirkulasi udara. Periksakan kepada dokter untuk mencegah masalah yang lebih berbahaya.

Kunjungi media sosial kami :
website : https://bit.ly/2XLMiTU
ig : https://bit.ly/2PwrL2t
forum diskusi : https://bit.ly/2FsDD0Q
fanpage : https://bit.ly/2GHpmiP
youtube : https://bit.ly/2L4E9bH

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *