Kanker Paru-Paru Paling Mematikan

Kanker Paru-Paru Paling Mematikan

INDRODJOJO Kusumonegoro atau lebih dikenal dengan Indro Warkop tidak mengira batuk yang mendera istrinya, Nita Octobijanty, sekitar setahun lalu, merupakan gejala kanker paru-paru. Ketidaktahuan itulah yang membuat ia ketika itu membawa sang istri ke dokter spesialis THT (telinga, hidung, tenggorok). Padahal, batuk berkepanjangan, nyeri dada, dan sesak napas merupakan gejala kanker paru-paru yang muncul ketika kanker sudah mencapai stadium lanjut. “Almarhum setahun sebelumnya sudah batuk lama dan sakit sekali. Apalagi dia merokok. Tapi, kami tidak berpikir itu ke (kanker) paru-paru. Saat itu ia saya bawa ke THT,” ujar Indro tentang penyakit kanker paru-paru yang merenggut nyawa istrinya Oktober lalu.

🚨 Harapan hidup rendah
Menurut Ketua Cancer Information and Support Center (CISC) Aryanthi Baramuli Putri penyebab penyakit kanker paru-paru menjadi kanker yang paling mematikan karena memang tidak adanya gejala pada stadium awal.

🚨 Perokok berisiko tinggi
Ahli kanker dari RS Dharmais Jakarta Evlina Suzanna mengatakan, orang-orang yang memiliki risiko tinggi kanker paru-paru ialah mereka yang merokok, yakni berkisar antara 85% hingga 95%. Kanker paru umumnya terjadi pada para perokok jangka panjang.

Yuk ajak semua keluarga, teman dan kerabat Vitaners untuk konsumsi Vitanosteen Nasa karena kaya akan manfaat dan Konsumsi Vitanosteen Nasa 2-3 kali sehari setelah makan untuk membantu memelihara daya tahan tubuh.

💜 Bugar setiap hari sehat sepanjang masa 💜

Kunjungi media sosial kami :
ig : https://bit.ly/2PwrL2t
forum diskusi : https://bit.ly/2FsDD0Q
fanpage : https://bit.ly/2GHpmiP
youtube : https://bit.ly/2L4E9bH

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *